Toyota : Toyota 1/X , Konsep Kendaraan Beroda Empat Periode Depan

Toyota 1/X Membawa Masa Depan ke Masa Kini 

Ini ada lagi konsep kendaraan beroda empat yang keren, tapi kapan munculnya entah kapan, mungkin waktu kita sudah di masa bau tanah ya, padahal keren kendaraan beroda empat ini ( berdasarkan ku ). Artikel ini aku edit dari sumber aslinya dari toyota, jadi dipastikan warta ini sepenuhnya berasal dari toyota, soal benar dan salahnya itu tergantung dari toyota sendiri dan Yang Maha Kuasa.

Pengunjung festival kendaraan beroda empat Chicago 2008 (8 - 17 Feb.) menyaksikan lagi kesepakatan Toyota berbagi kendaraan beroda empat masa depan. Tampil perdana di Amerika Utara, kendaraan beroda empat konsep hybrid berukuran kompak, Toyota 1/X membawa teknologi masa depan ke masa kini, ibarat dirilis PR Newswire dari Toyota Motor Sales, USA, Inc., Rabu (6/2).

Dipanggil "Se-per-X" alasannya bobot, konsumsi materi bakar dan emisinya masing-masing sepersekian dari kendaraan beroda empat lain di kelasnya. Toyota 1/X mempunyai disain aerodinamis, sangat ringan, sekaligus tetap menjaga ruang interior setara Toyota Prius. Sedangkan beratnya hanya sepertiga Prius. Aplikasi material plastik yang diperkuat serat karbon (carbon fiber reinforced plastic /CFRP) untuk kerangka body menghasilkan struktur yang berpengaruh tapi ringan sampai berat kosongnya 420 kg.

Bentuk aerodinamis dan disain kabin unik menghasilkan pilar lebih kecil. Penumpang dimanjakan dengan visibilitas lebih baik, suasana lebih terbuka dan tidak terkungkung, lebih jelas dan bercahaya. CFRP yang lebih berpengaruh dari kebanyakan logam biasa, juga membuat struktur yang berfungsi ibarat shock absorber untuk menyerap energi ketika terjadi benturan.

Pertimbangan konservasi lingkungan menyelimuti seluruh proses disain kendaraan beroda empat ini semenjak coretan pertama dibuat. Mobil yang pertamakali tampil di Tokyo Motor Show 2007 itu memakai atap yang dibentuk dari bio-plastik. Material ramah lingkungan ini dibentuk dari serat tanaman kenaf dan rami. Atap dengan material ini sarat keunggulan seperti, emisi karbon lebih sedikit, memperbaiki sifat penahan panas, menambah jumlah cahaya yang masuk dan lebih senyap. Serat dari materi kenaf juga digunakan kendaraan konsep Toyota i-Real yang fenomenal.

Ada empat bangku ultra ringan yang dibentuk dari serat polyester, dirajut tiga dimensi untuk menambah kenyaman. Material ini berfungsi layaknya per atau peredam, membuat kesan ibarat alas bangku tradisional dengan berat sepersekiannya saja.

Bobot ultra ringan membantu mencapai sasaran konsumsi materi bakar yang harus dua kali lebih tinggi dari Prius -salah satu kendaraan beroda empat paling efisien di dunia- dan memungkinkan 1/X beroperasi dengan mesin hybrid sangat kecil yang disimpan di bawah bangku belakang. Sistem hybrid 1/X mengkombinasikan teknologi rechargeable plug-in hybrid dengan mesin 500cc flex-fuel yang beratnya seperempat berat mesin Prius. Konsep hybrid plug-in dirancang mengakomodasi baterai lithium-ion yang dibisa di recharge di rumah. Hal ini memungkinkan Toyota 1/X menempuh jarak 960 km dengan tangki kecil berisi empat gallon (15 liter) bensin dengan kemampuan akselerasi setara Prius.

Menjaga keselamatan pejalan kaki dan arus kemudian lintas dari arah berlawanan, Toyota memakai lampu tidak silau. Lampu bab depan didominasi sistem LED. Lampu LED membantu mengurangi silau yang ditimbulkan lampu biasa. Sore hari, semua LED bersinar lembut menyinari bab muka.

Bobot ringan memberi kebebasan disainer untuk memakai ban lebih kecil dan lebih tipis yang membantu mengurangi cipratan air ketika ekspresi dominan hujan. Alur ban dirancang sedemikian rupa sehingga cipratan air tidak mengarah ke pejalan kaki.

Toyota 1/X ialah satu teladan lagi bagaimana kesepakatan Toyota untuk mendisain kendaraan ramah lingkungan, kondusif dan inovatif.


Demikian artikel wacana Toyota 1/X, konsep kendaraan beroda empat masa depan

Semoga bermanfaat.
Sumber: Toyota Motor Sales, USA, Inc.

Belum ada Komentar untuk "Toyota : Toyota 1/X , Konsep Kendaraan Beroda Empat Periode Depan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel