Foto - Foto Pemenang World Press Photo Sepanjang Masa

Ajang World Press Photo adalah organisasi nirlaba independen yang berbasis di Amsterdam, Belanda. Didirikan pada tahun 1955 organisasi ini dikenal dikalangan pers paling banyak dan menjadi ajang paling bergengsi di dunia kontes fotografi tahunan.Upacara penghargaan ini diselenggarakan di Oude Kerk di Amsterdam. Setelah kontes, foto-foto yg memenangkan hadiah dirangkai menjadi sebuah pekan raya keliling yang dikunjungi oleh lebih dari satu juta orang di 40 negara. Sebuah buku tahunan menyajikan semua entri yg memenangkan hadiah yang diterbitkan setiap tahun dalam enam bahasa. dan berikut ini ialah pemenang ajang tahunan World Press Photo dari 1981 - 2011.

1981

 
Letnan Kolonel Antonio Tejero Molina memerintahkan kepada semua orang untuk tetap duduk dan membisu sehabis Tentara Sipil Guardia bersenjata menyerbu Aula Majelis Parlemen Spanyol. Tiga ratus deputi dan anggota kabinet berada dalam sesi untuk menentukan pada suksesi utama Suarez. Mereka dibebaskan keesokan harinya sehabis disandera selama hampir 18 jam;dan perebutan kekuasaan itu gagal. (Manuel Pérez Barriopedro)

1982
 
The war in Lebanon:Pemandangan mengerikan pasca pembantaian warga Palestina oleh kaum Falangis Katolik di kamp pengungsian Sabra dan Shatila. (Robin Moyer)
1983
Kezban Özer (37) menemukan lima anaknya terkubur hidup-hidup sehabis gempa dahsyat. Pada pukul lima pagi ia dan suaminya memerah sapi ketika belum dewasa mereka tidur. Beberapa menit kemudian, 147 desa di daerah itu hancur oleh gempa bumi berkekuatan 7,1 pada skala Richter; 1.336 orang meninggal. (Mustafa Bozdemir)

1984
 
Seorang anak tewas akhir kebocoran gas beracun dalam tragedi pabrik kimia Union Carbide. (Pablo Bartolomeus)

1985
Omaira Sanchez (12) terjebak dalam puing-puing yang disebabkan oleh letusan gunung berapi Nevado del Ruiz. Setelah enam puluh jam ia hasilnya kehilangan kesadaran dan meninggal lantaran serangan jantung. (Frank Fournier)

1986
 
Ken Meeks (42) pada kulitnya terdapatlesi yang disebabkan oleh penyakit yang terkait AIDS : Sarkoma Kaposi. (Alon Reininger)

1987
Seorang ibu melekat pada tameng polisi anti huru hara di sebuah Tempat Pemungutan Suara. Anaknya ialah salah satu dari ribuan demonstran yang ditangkap lantaran mereka mencoba untuk menunjukan bahwa pemilihan presiden pada tanggal 15 Desember yang dimenangkan oleh calon pemerintah, telah dicurangi. (Anthony Suau)

1988
 
Boris Abgarzian dalam upacara penguburan anaknya yang menjadi korban Gempa Armenia (David Turnley)

1989
Seorang demonstran menghadang tank Tentara Pembebasan Rakyat selama protes untuk reformasi demokratis. Dalam kejadian itu juga terjadi kejadian Beberapa mahasiswa terlindas Tank(Charlie Cole)

1990
Keluarga dan tetangga menyesali maut Elshani Nashim (27),yang tewas dalam protes terhadap keputusan pemerintah Yugoslavia untuk menghapuskan otonomi Kosovo. (Georges Merillon)

1991
Seorang Sersan AS Ken Kozakiewicz (23), melampiaskan kesedihan ketika ia diangkut bersama dengan kantong mayit di kakinya yang menyimpan sisa-sisa badan temannya Andy Alaniz. Pada hari terakhir dari Perang Teluk mereka dibawa pergi dari zona perang dengan helikopter penyelamatan satuan MASH. (David Turnley)

1992
Seorang ibu membawa anak yang mati ke kubur, sehabis membungkusnya dengan kain kafan sesuai dengan watak setempat. kekeringan jelek ditambah dengan pengaruh dari perang saudara mengakibatkan kelaparan mahir di Somalia yang merenggut nyawa antara 1-2 juta orang selama periode dua tahun, lebih dari 200 hari di daerah tragedi terburuk. Pasokan santunan internasional yang dimulai pada bulan Juli terhambat oleh kelompok-kelompok bersenjata dari klan yang dijarah sentra penyimpanan kuliner dan memperlambat distribusi persediaan dengan organisasi bantuan. (James Nachtwey)

1993
 
Anak laki-laki mengangkat senjata mainan dengan perilaku menantang. Pemberontakan Palestina, yang dimulai pada Desember 1987, diperkuat penduduk Arab dalam tekad mereka untuk melawan kekuatan pendudukan. Pada bulan Maret Israel menutup perbatasan dengan Gaza, mengakibatkan kenaikan besar dalam pengangguran. Dengan lebih dari 800.000 orang yang terdapat di Jalur Israel berpatroli, pertumpahan darah meningkat tajam. Perjanjian PErdamaian yang ditandatangani di Washington pada 13 September dijanjikan otoritas terbatas untuk Jalur Gaza dan penarikan tentara Israel. (Larry Towell)

1994
Seorang laki-laki Suku Hutu di rumah sakit Palang Merah, wajahnya dimutilasi oleh milisi Hutu 'Interahamwe, yang mencurigainya bersimpati dengan pemberontak Tutsi. (James Nachtwey)

1995
Sebuah bus di jalan yang mengarah ke Grozny selama pertempuran antara pejuang kemerdekaan Chechnya dan pasukan Rusia. Perang saudara yang meletus ketika Presiden Yeltsin mengirimkan pasukan ke provinsi pemberontak pada Desember 1994 berlangsung hingga beberapa bulan kemudian. Ketika para pejuang Chechnya melarikan diri ke Grozny, di mana perang telah diklaim sebagai perang yang tidak manusiawi dan menghebohkan, tentara Rusia mengejar mereka ke pedesaan di selatan dan timur. (Lucian Perkins)

1996
 
Para korban Ranjau Darat di Kuito, sebuah kota di mana banyak orang tewas dan stress berat selama perang sipil. (Francesco Zizola)

1997
Seorang perempuan menangis di luar Rumah Sakit Zmirli, di mana banyak orang mati dan terluka yang di bawah ke sana sehabis pembantaian di Bentalha. (Hocine)

1998
Seorang perempuan dirhibur oleh kerabat dan teman-teman di pemakaman suaminya. Pria itu ialah seorang prajurit dengan pemberontak etnis Albania dari Kosovo Liberation Army, berjuang untuk kemerdekaan dari Serbia. Dia telah ditembak di hari sebelumnya ketika berpatroli. (Dayna Smith)

1999
Seorang laki-laki berjalan-jalan di salah satu titik pertemuan terbesar bagi pengungsi etnis Albania yang melarikan diri dari konflik kekerasan di Kosovo. (Claus Bjørn Larsen)

2000
 
Ibu dari keluarga imigran Meksiko menciptakan Pinatas untuk menghidupi diri dan anak-anaknya. Jumlah keluarga di antara jutaan orang Amerika yang 'tak dihitung', orang yang untuk banyak alasan telah terjawab oleh sensus nasional dan tidak ada dalam catatan penduduk. (Lara Jo Regan)

2001
 
Mayat seorang bocah satu tahun yang meninggal lantaran kehilangan cairan tubuh dipersiapkan untuk dimakamkan di kamp pengungsi Jalozai. Keluarga si anak, berasal dari Utara Afghanistan, mencari proteksi di Pakistan dari ketidakstabilan politik dan konsekuensi dari kekeringan. Keluarga menunjukkan izin fotografer untuk hadir ketika mereka memandikan dan membungkus badan bocah malang itu dengan kain kafan , berdasarkan tradisi Islam. Di kamp Jalozai yang penuh sesak,sebanyak 80.000 pengungsi dari Afghanistan mengalami kehidupan dalam kondisi sangat kumuh. (Erik Refner)

2002
 
Anak laki-laki memegang celana ayahnya yang telah meninggal ketika ia jongkok di samping tempat di mana ayahnya dikubur, dikelilingi oleh tentara dan penduduk desa yang sedang menggali kubur untuk korban gempa bumi di Armenia. (Eric Grigorian)

2003
Seorang laki-laki Irak menghibur anaknya (4th) di sebuah penampungan untuk tawanan perang, di base camp dari Divisi Airborne ke-101 Angkatan Darat Amerika Serikat akrab Najaf An. Anak itu ketakutan ketika, ayahnya diberi topeng dan diborgol. Seorang tentara lalu memutuskan borgol plastik sehingga orang itu sanggup menghibur anaknya. Pihak militer menyampaikan topeng dipakai untuk disorient tahanan dan melindungi identitas mereka. Tidak diketahui apa yang terjadi pada laki-laki atau anak itu. (Jean-Marc Bouju)

2004
Seorang perempuan berduka lantaran kerabat yang tewas dalam tsunami. Pada tanggal 26 Desember gempa berkekuatan 9,3 di lepas pantai Sumatera, Indonesia, memicu serangkaian gelombang mematikan yang berkelana melintasi Samudera Hindia, mendatangkan malapetaka di sembilan negara Asia, dan mengakibatkan maut hingga jauh menyerupai ke Somalia dan Tanzania. (Arko Datta)

2005
 
Jari-jari kecil dari Galisou (1 th) yang mengalami gizi jelek melekat di bibir ibunya Fatou Ousseini di sentra pemberian kuliner darurat. Salah satu kekeringan terburuk dalam beberapa kali, bahu-membahu dengan wabah belalang yang sangat berat menghancurkan panen tahun sebelumnya, jutaan orang yang tertinggal sangat kekurangan makanan. (Finbarr O'Reilly)

2006
 
Young Lebanese drive down a street in Haret Hreik, a bombed neighborhood in southern Beirut. (Spencer Platt)
Muda mudi Libanon berkendara di Haret Hreik, Lingkungan yang gres saja terkena bom di Selatan Beirut (Spencer Platt)

2007
 
A soldier of Second Platoon, Battle Company of the Second Battalion of the US 503rd Infantry Regiment sinks onto an embankment in the Restrepo bunker at the end of the day. (Tim Hetherington)

2008
Detektif Robert Kole, Serif Cuyahoga County Sheriff memasuki rumah,melakukan perintah penyitaan hipotek berikut penggusuran. Dia perlu mengusut bahwa pemilik telah mengosongkan tempat, dan bahwa tidak ada senjata yang ditinggalkan. (Anthony Suau)

2009
Beberapa Wanita meneriakkan yel mereka dari atap Teheran pada 24 Juni, sehabis pemilihan presiden Iran. (Pietro Masturzo)

2010
Bibi Aisha, perempuan 18-tahun dari provinsi Oruzgan di Afghanistan, melarikan diri kembali ke rumah keluarganya dari rumah suaminya, mengeluhkan perlakuan kekerasan. Suatu malam taliban datang, menuntut Bibi diserahkan ke pengadilan wajah. Setelah komandan Taliban mengucapkan putusan itu, Kakak ipar bibi membekapnya dan suami Bibi lalu memotong indera pendengaran dan lalu memotong hidung Bibi. Bibi ditinggalkan, namun lalu diselamatkan oleh pekerja santunan dan militer AS. (Jodi Bieber)

2011
Seorang perempuan berjubah hitam memegangi laki-laki yang terluka "di dalam sebuah masjid dipakai sebagai rumah sakit lapangan ketika terjadi demonstrasi yang banyak menjadikan korban, melawan pemerintahan Presiden Ali Abdullah Saleh, di Sanaa, Yaman. (Samuel Aranda)

Credit Image:  Photo.org

Belum ada Komentar untuk "Foto - Foto Pemenang World Press Photo Sepanjang Masa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel