Lgbt Cenderung Alami Gangguan Jiwa?

ilah Lesbian, Gender, Biseksual, dan Transgender (LGBT) kembali santer terdengar. Setelah belum usang ini publik terkejut alasannya ialah ada pasangan penyuka sesama jenis menikah di Bali.
Mengutip banyak sekali sumber, istilah LGBT ternyata telah dipakai sejak tahun 1990-an dalam menggantikan frasa ‘komunitas gay’ alasannya ialah istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan. Meskipun komunitas ini kerap menuai kontroversi, namun nyatanya mereka mempunyai banyak skala lembaga dan dipandang positif.
 Laman Independent melaporkan, dalam salah satu survei terbesar di Inggris, peneliti dari Cambridge University menemukan bahwa 12 persen perempuan lesbian dan hampir 19 persen perempuan biseksual mempunyai dilema kesehatan mental dibandingkan 6 persen perempuan heteroseksual.
Begitupun dengan pria. Ada 11 persen laki-laki gay dan 15 persen laki-laki biseksual mempunyai gangguan mental dibandingkan 5 persen laki-laki heteroseksual.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of General Internal Medicine ini juga menyatakan 50 persen LGBT mengalami pengalaman negatif dengan layanan kesehatan primer.
“Survei menunjukkan, minoritas LGBT menderita tekanan dan mempunyai pengalaman jelek ketika bertemu dokter,” kata Direktur Cambridge Centre for Health Services Research, Profesor Martin Roland.
Penelitian sebelumnya juga menemukan, minoritas seksual mungkin mengalami gangguan mental alasannya ialah tekanan dari lingkungan sosial sehingga memicu stres akhir stigma, prasangka dan diskriminasi yang mereka hadapi.
sumber

Belum ada Komentar untuk "Lgbt Cenderung Alami Gangguan Jiwa?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel