Penangkal Petir

Petir yaitu tragedi alam yang pada umumnya tiba bersama cuaca mendung dan hujan.Petir berupa kilatan cahaya putih terang yang terlihat dilontarkan dari langit menuju permukaan bumi dengan disertai suara keras menggelegar.Apapun benda yang berada dipermukaan bumi dapat hancur kalau tersambar petir secara langsung.Karena sifatnya penghancurnya tersebut, insan yang dikaruniai nalar mencoba sesuatu biar dampak petir ini dapat dihindari seminimal mungkin.Dengan hasil pemikiran tersebut maka muncullah suatu alat yang kini kita kenal dengan nama penangkal petir.

Akibat dari sambaran petir

Petir dapat menerjang apapun yang berada dipermukaan bumi menyerupai pohon,gedung gedung dan makhluk hidup menyerupai insan dan hewan.Jangan ditanya lagi akhirnya kalau petir menyambar secara eksklusif kepada makhluk hidup.
Jika petir ini menyambar gedung maka gedung itu sendiri dapat terbakar,terbelah dan hancur.Selain itu peralatan elektro menyerupai televisi,komputer atau apapun dapat rusak seketika,bahkan petir juga dapat meng*nc*m jiwa penghuni dari rumah yang terkena sambaran petir.

Sejarah terciptanya penangkal petir

Instalasi pemasangan penagkal petir pertamakali dilakukan secara konvensional oleh Benjamin Franklin.Dia memasang sebuah terminal yang terbuat dari tembaga murni yang diarahkan ke langit,yang dihubungkan dengan kabel tembaga murni yang ditanam kedalam bumi.Kemudian experimen Franklin ini dianggap sebagai alat penangkal petir konvensional yang pertama kali dibuat.Semenjak itulah penangkal petir kemudian dianggap telah menyelamatkan banyak gedung dari ancaman akhir petir sampai kini.Untuk mengenang jasa Benyamin Franklin,dia disebut juga sebagai Bapak Penangkal petir.

Komponen utama penangkal petir

Petir yaitu tragedi alam yang pada umumnya tiba bersama cuaca mendung dan hujan Penangkal petir
1.Batang penangkal petir
Batang penangkal petir yaitu terbuat dari tembaga murni yang dibikin runcing pada ujungnya yang dipasang menghadap langit.Agar dapat bekerja efektif,batang penangkal petir ini dipasang lebih tinggi dari gedung yang dilindungi.Kenapa ujung batang penangkal petir ini dibikin runcing?...karena muatan listrik yang terkumpul akan gampang terlepas melalui ujung penghantar yang runcing.

2.Konduktor (Kabel)
Kabel /Konduktor penangkal petir ini terbuat dari beberapa kawat tembaga yang dijalin sampai kira kira mempunyai diameter sekitar 1 CM.Guna dari konduktor ini untuk meneruskan ajaran listrik dari petir yang diterima oleh batang penangkal petir kepada grounding.Konduktor ini biasanya dipasang diluar bangunan dengan memberi jarak beberapa CM dari dinding.

3.Grounding
Grounding (pembumian) ini berupa batang tembaga yang dilapisi dengan baja dengan diameter sekitar 1,5cm dengan panjang 2M sampai 3m.

Cara kerja penangkal petir

Petir yaitu listrik statik bermuatan elektron positif yang dapat dihasilkan oleh proses kimia pada dikala terbentuknya awan hujan.Sementara itu batang penangkal petir akan mengandung muatan listrik (elektron) negatif sesudah tersambung dengan grounding melalui konduktor.Karena sifatnya sebagai elektron negatif,maka petir yang berpotensi menyambar gedung akan terlebih dahulu diterima oleh batang penangkal petir dan eksklusif dialirkan kedalam ground (bumi).Dengan demikian maka ajaran listrik dari sambaran petir tersebut tidak akan mengenai gedung.
Memang petir yang akan mengarah secara eksklusif kepada gedung dapat teratasi dengan adanya penangkal petir tadi.
Lalu bagaimana dengan dampak tidak eksklusif petir yang dapat merambat melalui kawat jaringan instalasi listrik?..Ternyata dampak dari petir yang merambat melalui kawat jaringan listrik dapat merusak alat alat elektronik yang berada didalam gedung yang dihubungkan.Untuk itu selain alat penangkal petir konvensional diatas, biar alat elektronik juga kondusif maka dibutuhkan juga alat yang namanya surge aresstor.

Sistem penangkal petir yang dipakai dikala ini ada dua metode.

Metode pertama yaitu metode penangkal petir sistem konvensional yang memakai cara menyerupai yang dijelaskan diatas.
Sedangkan metode kedua yaitu metode penangkal petir sistem Radius.Pada dasarnya sama dengan metode sistem penangkal petri konvensional.Cakupan wilayah yang dilindungi oleh sistem radius lebih luas dari sistem konvensional.Frekwensi sambaran petir kepada sistem radius tentunya lebih banyak alasannya yaitu luasnya area yang dilindungi.Untuk itu sistem ini haruslah mempunyai sistem pembumian (grounding) yang lebih baik daripada sistem konvensional.Pustaka: Penangkal petir wikipedia

Belum ada Komentar untuk "Penangkal Petir"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel