Cara Trading Reversal Memakai Fibbonacci Retracement

Fibonacci Retracement yaitu indikator utama yang dipakai untuk memprediksi pergerakan harga mendatang pada pasangan mata uang(pair). Indikator ini sanggup dipakai di pasar perdagangan menyerupai saham, ETF, futures dan forex. Nah apa itu Fibonacci dan bagaimana cara kerjanya?

Fibonacci Retracement ditemukan oleh Leonardo Fibonacci di kala ke-12. Leonardo menyadari sebagian blok bangunan dialam. "The Golden rule", menyerupai yang disebut, yaitu proporsi dalam hal gambar yang lebih besar. Fibonacci Retracement menyampaikan dari gerakan yang lebih besar harga akan menelusuri kembali persentase tertentu dari yang bergerak lebih besar sebelum dan melanjutkan ke arah aslinya. Rerata persentase yaitu 61,8%. Pada nomor ini yaitu yang disebut sebagai Golden Rule.


Meggunakan rasio fibbonacci dalam analisa trading forex

Proporsi Leonardo yaitu bahwa 61,8% dari jarak antara kepala dan kaki Anda yaitu pusar. Siku Anda bersandar pada proporsi 61% dari total jarak lengan Anda. Dalam sarang lebah terdiri dari 61% pria untuk perempuan.  Bagaimana kita sanggup memakai ini untuk analisa trading?,, Kita sanggup menggunakannya di market, alasannya yaitu proporsi yang sama juga sanggup didapatkan di sana.

Jika Anda menarik garis dari puncak tinggi dan terendah , maka Anda sudah mendapatkan  apa yang disebut sebagai gerakan yang lebih besar.
Fibonacci Retracement yaitu indikator utama yang dipakai untuk memprediksi pergerakan h Cara Trading reversal memakai fibbonacci retracement

Tujuan pertama yaitu menemukan pergerakan besar.Pergerakan besar berarti titik tertinggi dan terrendah yang pasti. Anda juga sanggup memakai Fibonacci yang "hampir" sama  pada chart timeframe  yang lebih keci.Saya menyampaikan "hampir" alasannya yaitu semakin besar time frime maka akan semakin handal sinyal dan strategi.

Jadi, sesudah kita menemukan titik tinggi dan rendah , kemudian kita hanya perlu untuk menarik garis Fibonacci dalam arah pergerakan. Pergerakan kita kali ini yaitu ke bawah, jadi kita menarik garis dari atas ke bawah. Indikator akan menarik persentase secara otomatis dari gerakan itu. Ini akan menarik garis retracement 50%, dan ini yaitu 50% dari gerakan yang lebih besar. 50% retracement berarti,  bila harga retraces kembali ke garis itu telah menelusuri kembali sebesar 50%. Ada jalur dan proporsi lain yang ditarik secara otomatis yaitu retracement, 38,2%, 61,8%, 78,6%. Sebenarnya masih ada beberapa persentase retracement lain, tetapi ini yaitu yang paling banyak dipakai dalam perdagangan.

Fibonacci Retracement yaitu indikator utama yang dipakai untuk memprediksi pergerakan h Cara Trading reversal memakai fibbonacci retracement

Jika Anda melihat pada grafik di atas garis ditarik. Ada pilihan dalam properti dari indikator Fibonacci yang menunjukkan harga yang bukan persentase. Kita akan memakai persentase ini, sehingga Anda secara visual sanggup melihat kawasan retracement. Fibonacci ditarik, tapi itu masih belum benar. Pada titik ini Anda harus melaksanakan beberapa modifikasi sedikit.

Rahasianya yaitu bahwa adakala Anda harus menyesuaikan Fibonacci. Sebagai pasangan yang jatuh itu tidak cukup bereaksi terhadap garis Fibonacci. Ini berarti bahwa perlu adanya penyesuaian. Kita tidak sanggup menekankan bila hal ini cukup penting . Tidak ada yang sempurna saat trading memakai grafik. Jadi, kita harus menciptakan sedikit adaptasi untuk baris yang ditarik. Adalah mungkin bila Anda ingin banyak candle untuk berbaris dengan banyak support / resistance dari garis garis Fibonacci Retracement. Lihatlah tabel di bawah ini dan bandingkan dengan grafik di atas. Dapatkah Anda melihat bagaimana candle  berbaris baik ke bawah? Dapatkah Anda sekarang  melihat harga diperdagangkan berada pada sekitar retracement 38%?

Fibonacci Retracement yaitu indikator utama yang dipakai untuk memprediksi pergerakan h Cara Trading reversal memakai fibbonacci retracement

Sekarang kita telah menyesuaikan fibbonacci Retracement semoga sanggup mencari cara untuk menganalisa secara teknis perdagangan.

Ada dua cara utama dalam trading memakai Fibonacci:


1.) Ketika pair retrace ke salah satu garis support persentase , trade anda kembali ke arah semula. Dalam hal ini pasangan retraces kembali ke retracement 38,2%. Pada titik ini kita masih bias untuk ambil posisi sell. Kita akan memakai garis retracement sebagai garis support utuk penurunan lebih lanjut. Jika baris tidak mendukung,  maka Anda lanjutkan ke metode trading berikutnya.

2.) Jika garis retracement broken, maka akan bermetamorfosis garis support memegang pair untuk terus retrace. Garis retracement berikutnya yaitu retracement 50%. Dalam hal ini, jika  sekali pasangan menerobos garis retracement, maka Anda sanggup melanjutkan ke arah garis retracement berikutnya. Dalam hal ini kita akan buy pada retracement 38,2% dengan sasaran pada garis retracement 50%.

Ketika pasangan hits di retracement 50%,  maka Anda akan trade memakai metode pertama. Alasan Anda melanjutkan dengan arah utama saat support terkena yaitu alasannya yaitu secara teknikal bila pasangan tetap di atas gerakan retracement 61,8%  (trend) yaitu masih bijak. Jadi, selalu perhatikan arah trend.

Belum ada Komentar untuk "Cara Trading Reversal Memakai Fibbonacci Retracement"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel