5 Mitos Gunung Ciremai Jawa Barat

Gunung Ciremai ialah salah satu gunung berapi di Indonesia yang  memiliki dua kawah utam 5 Mitos Gunung Ciremai Jawa Barat
Gunung Ciremai ialah salah satu gunung berapi di Indonesia yang memiliki dua kawah utama yang terletak di Tiga kabupaten, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Diatas puncak gunung berbentuk kerucut ini terdapat dua kawah utama yang berdiameter 400m dan 600m. Gunung Ciremai secara khusus dan resmi dikelola oleh pihak pengurus Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), dengan luasnya 15.000 hektar.
Dengan ketinggian 3078 meter di atas permukaan laut, Gunung Ciremai memiliki daya tarik tersendiri yang akan menarik perhatian bagi para pendaki untuk menjelajahinya. Tetapi apakah kau tahu? Ternyata Gunung Ciremai menyimpan aneka macam mitos.
Berikut ialah Lima Mitos Gunung Ciremai, mirip yang dilansir oleh paling-unik.com.

1. Air Seni Tidak Boleh Menyentuh Bumi
Salah satu mitos yang berkembang soal Gunung Ciremai yakni larangan membuang air seni ke tanah. umumnya pantangan itu diberitahu oleh Juru kunci Ceremai kepada para pendaki gunung paling tinggi di Jawa Barat itu.
Konon, kalau tidak dituruti akan menerima musibah. Oleh alasannya ialah itu, tidak jarang banyak dahan dan ranting pohon di rute pendakian Gunung Ceremai digantungi plastik atau botol plastik yang berisi air seni. Namun demikian, banyak juga orang yang tidak yakin dan tetap buang air seni mirip biasa.

2. Sarang Harimau Bermata Satu
Konon kabarnya Gunung Ceremai jadi sarang harimau bermata satu. Menurut legenda, makhluk itu ialah tunggangan sekaligus sekutu dari Nini Pelet.
Kabarnya, harimau bermata satu itu tinggal di antara rimbun ranting kering yang ibarat goa di gunung itu. Dari lokasi itu akan nampak hamparan langit dan awan yg luas.Tidak cuma itu, latar gunung Slamet juga akan kelihatan terperinci dari lokasi itu.

3. Batu Lingga keramat
Di Gunung Ceremai terdapat banyaknya pos atau blok yang dipercaya memiliki aura mistis. Salah satunya yakni blok Batu Lingga. Warga setempat bahkan sangat mensakralkan lokasi itu. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, para pendaki bahkan dihentikan menduduki satu buah kerikil agung atau berbuat yang tidak senonoh di lokasi itu.
Konon batu-batu di daerah itu jadi lokasi pertapaan Nini Pelet. Batu itu juga kabarnya sempat jadi daerah khutbah salah seseorang wali songgo. Di akrab Batu Lingga pun terdapat suatu kenangan satu orang pendaki yang meninggal. Kabarnya pendaki itu meninggal dengan gila di Batu Lingga.
Menurut kepercayaan, blok Batu Lingga dijaga oleh dua makhluk halus berjulukan Aki dan Nini Serentet Buntet.

4. Kerajaan Nini Pelet
Konon, Gunung Ceremai dipercaya juga sebagai singgasana kerajaan Nini Pelet. Menurut Masruri dalam bukunya berjudul : Rahasia Pelet, Nini Pelet ini yaitu tokoh yang memiliki kesaktian hebat, khususnya di bidang percintaan. Beliau merupakan tokoh yang merebut kitab “Mantra Asmara” ciptaan tokoh sakti berjulukan Ki Buyut Mangun Tapa.
Salah satu isi dari ajian dalam kitab tersebut yaitu ilmu “Jaran Goyang” yang dikenal ampuh mengikat hati lawan jenis. Uniknya, ilmu itu selama ini masih dipelajari oleh kebanyakan orang, terutama para paranormal.

5. Injak Tanah 3 Kali Untuk Menghindari Hantu
Menurut Juru Kunci Gunung Ciremai, apabila kita tak mau diganggu oleh Makhluk Halus dan ingin selamat, injak bumi sebanyak tiga kali kemudian ucapkan salam. Ritual ini berpercaya bahwa Makhluk Halus yang menguasai lokasi itu, tak akan murka dan merasa tersinggung bila ada insan yang datang.

Belum ada Komentar untuk "5 Mitos Gunung Ciremai Jawa Barat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel